Kapolri Soroti Keamanan di Bima, Nusa Tenggara Barat | Liputan 24 Nusa Tenggara Barat
www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Kapolri Soroti Keamanan di Bima, Nusa Tenggara Barat

Posted by On 6:36 AM

Kapolri Soroti Keamanan di Bima, Nusa Tenggara Barat

Kapolri Tito Karnavian didampingi gubernur NTB dan Panglima TNI saat Safari Ramadhan di Mataram.KOMPAS.com/ FITRI RACHMAWATI Kapolri Tito Karnavian didampingi gubernur NTB dan Panglima TNI saat Safari Ramadhan di Mataram.

MATARAM, KOMPAS.com รข€" Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian menyoroti keamanan di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) dan mengajak semua pihak untuk bersama menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Di hadapan ratusan personel TNI dan Polri, dalam sambutannya seusai pelaksanaan tarawih di lapangan Markas Korem 162 Wira Bhakti, Rabu (30/5/2018) , Tito Karnavian mengatakan, kondisi di NTB relatif lebih aman, tetapi perlu diwaspadai mengingat beberapa kali terjadi peristiwa di NTB.

"Waktu tahun 2001 bom meledak di 11 kota di Indonesia, salah satunya adalah di Lombok, salah satunya, pelakunya sudah kita tangkap," kata Kapolri.

"Di Bima, beberapa kali kantor polisi diserang. Polisi di jalan dibunuh, ditembak. Ada di satu tempat bom meledak sendiri, betul gak? Artinya, potensi-potensi untuk gangguan keamanan itu ada. Belum lagi beberapa kali kasus keributan antarkampung. Ditanya di mana keributan, laporannya di NTB," lanjut Tito.

Baca juga: Wakapolri Serahkan Penanganan JAD dan JAT di Bima pada Polda NTB

Pada acara yang dihadiri Gubernur NTB Zainul Majdi atau Tuan Guri Bajang, Kapolda NTB Brigjen (Pol) Achmad Juri, dan jajaran Korem 162 Wirabahkti itu, Tito mengatakan, di zaman kapolda dijabat Brigjen (Pol) Umar Septono, selama setahun menjabat tak ada konflik yang terjadi.

"Saya kagum, ini bukan memuji orangnya ini, itu uang. Jika ada konflik, maka diturunkan pasukan. Selama 1 tahun, selama zamannya Pak Umar Septono, satu rupiah pun tak pernah dipakai. Karena apa, karena tidak ada konflik, uangnya dikembalikan lagi kepada negara," ungkap Kapolri disambut tepuk tangan anggota Polri dan TNI.

Bagi Tito, jika dikelola dengan baik, sebenarnya konflik antarkampung bisa ditekan. Kekerasan bisa ditangani dan diwaspadai.

"Ada jaringan-jaringan teroris ini juga kita harus waspadai. Kasus kasus terorisme di Poso, itu rata-rata ngimpornya dari Bima gitu. Nah ini perlu diwaspadai juga. Ini artinya persoalan, banyak yang tertangkap dari Bima, ada apa dengan Bima?" tanya Tito.

Baca juga: Hina Bupati Bima, Pria Berusia 51 Tahun Ditahan Polisi

Hal yang paling penting dan berharga, kata Kapolri, bukan hanya sumber daya alam yang melimpah dan cantik, tetapi juga rasa aman yang dibutuhk an seluruh umat manusia di dunia, termasuk di NTB.

Kompas TV Menurut warga, IB sehari-hari adalah warga yang aktif dalam kegiatan di lingkungan perumahan.



Berita Terkait

Wakapolri Serahkan Penanganan JAD dan JAT di Bima pada Polda NTB

Terkini Lainnya

Dicuri di Jerman Tiga Bulan Lalu, Mobil 'Crane' 48 Ton Ditemukan di Mesir

Dicuri di Jerman Tiga Bulan Lalu, Mobil "Crane " 48 Ton Ditemukan di Mesir

Internasional 24/06/2018, 20:13 WIB Basarnas Belum Pastikan Objek di Dasar Danau Toba KM Sinar Bangun

Basarnas Belum Pastikan Objek di Dasar Danau Toba KM Sinar Bangun

Regional 24/06/2018, 20:08 WIB SBY Curiga TNI, Polri, dan BIN Berpihak, Gerindra Minta Aparat Instrospeksi Diri

SBY Curiga TNI, Polri, dan BIN Berpihak, Gerindra Minta Aparat Instrospeksi Diri

Nasional 24/06/2018, 20:03 WIB Sopir Angkot Diduga Bersekongkol dengan Copet

Sopir Angkot Did uga Bersekongkol dengan Copet

Megapolitan 24/06/2018, 20:00 WIB Minat Masyarakat yang Ingin Naik KA Solo Ekspres Cukup Tinggi

Minat Masyarakat yang Ingin Naik KA Solo Ekspres Cukup Tinggi

Regional 24/06/2018, 19:35 WIB Jaga Netralitas Pilkada, KPPOD Usulkan Pencabutan Hak Politik ASN

Jaga Netralitas Pilkada, KPPOD Usulkan Pencabutan Hak Politik ASN

Nasional 24/06/2018, 19:13 WIB Mengintip Perawatan Bayi Gajah yang Kakinya Hampir Putus di Pidie...

Mengintip Perawatan Bayi G ajah yang Kakinya Hampir Putus di Pidie...

Regional 24/06/2018, 19:07 WIB Urai Kepadatan Arus Balik, 'Contraflow' di Tol Cikampek Diperpanjang

Urai Kepadatan Arus Balik, "Contraflow" di Tol Cikampek Diperpanjang

Megapolitan 24/06/2018, 19:06 WIB Kampanye Presiden Zimbabwe Diteror Ledakan Bom, 41 Orang Terluka

Kampanye Presiden Zimbabwe Diteror Ledakan Bom, 41 Orang Terluka

Internasional 24/06/2018, 18:55 WIB Bantah SBY 'Playing Victim', Demokrat Sebut Politisi PDI-P Panik

Bantah SBY "Playing Victim", Demokrat Sebut Politisi PDI-P Panik

Nasional 24/06/2018, 18:51 WIB Jelang Coblosan, KPU Temukan 23 Ribu Pemilih Ganda di Jawa Tengah

Jelang Coblosan, KPU Temukan 23 Ribu Pemilih Ganda di Jawa Tengah

Regional 24/06/2018, 18:32 WIB KPPOD: Tak Efektif, Sanksi Bagi ASN yang Tak Netral Hanya Berupa Teguran

KPPOD: Tak Efektif, Sanksi Bagi ASN yang Tak Netral Hanya Berupa Teguran

Nasional 24/06/2018, 18:30 WIB Pesta Kerang Hijau, 10 Orang Keracunan, 1 Anak Tewas

Pesta Kerang Hijau, 10 O rang Keracunan, 1 Anak Tewas

Regional 24/06/2018, 18:09 WIB Pengamat Sarankan TNI, Polri, dan BIN Klarifikasi SBY soal Keberpihakan di Pilkada

Pengamat Sarankan TNI, Polri, dan BIN Klarifikasi SBY soal Keberpihakan di Pilkada

Nasional 24/06/2018, 18:03 WIB Dibandingkan Tahun 2017, Angka Kecelakaan Lalu Lintas hingga H+8 Turun 30 Persen

Dibandingkan Tahun 2017, Angka Kecelakaan Lalu Lintas hingga H+8 Turun 30 Persen

Nasional 24/06/2018, 17:54 WIB Load MoreSumber: Berita Nusa Tenggara Barat

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »