Ratusan Botol Miras Tradisional Disita Polisi di Senggigi | Liputan 24 Nusa Tenggara Barat
www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Ratusan Botol Miras Tradisional Disita Polisi di Senggigi

Posted by On 5:06 PM

Ratusan Botol Miras Tradisional Disita Polisi di Senggigi

kicknews.today â€" Kepolisian Sektor (Polsek) Senggigi kian gencar mempersempit upaya peredaran minuman keras (miras) tanpa izin di kawasan wisata itu. Dalam dua malam, Rabu (13/12) dan Kamis (14/12) enam penjual berikut ratusan botol miras berhasil disita.

Kapolsek Senggigi melalui Kanit Reskrim Iptu I Made Dimas W menyampaikan, Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan (K2YD) berupa razia miras tersebut merupakan operasi rutin yang menyasar lokasi seperti café dan lain-lain. Dua malam kemarin ratusan botol miras berhasil diamankan.

“Kami melakukan razia di lokasi yang diduga menjual minuman keras tanpa ijin, lebih-lebih sebentar lagi akan memasuki perayaan malam pergantian tahun. Dua malam kami lakukan razia kita amankan 372 botol miras, jenis brem 232 botol dan sisanya 140 botol jenis Bir Bintang,” ujar Iptu Dimas.

Baca Juga

Polres Lombok Tengah Sita Miras M erk Impor di Mandalika

Antisipasi Kerawanan Tahun Baru, Polres KLU Razia “Tuak”

Pembobol Konter HP Diringkus Polisi di Mataram

Kepergok Curi Motor, Warga Lingsar Diringkus Polisi di Batulayar

Disamping itu, polisi juga menyita 20 kaleng Draf Beer dan 13 botol Bir Bali. Selain itu dari dua kali razia tersebut, kata Made Dimas, polisi berhasil menangkap enam orang diduga pelaku penjual miras tanpa ijin.

“Malam Rabu berhasil menangkap empat diduga pelaku penjual miras, yakni inisial BAS (28) warga Jalan Saleh Sungkar, Dende Saleh Kelurahan Bintaro Ampenan, MT (48) warga Batulayar Lombok Barat, NI (52) warga Batulayar Kecamatan Batulayar Lombok Barat, dan IKS (50) warga Dusun Tanak Embet Timur Desa Batu bolong Kecamatan Batulayar Lombok Barat,” paparnya.

Sedangkan pada malam berikutnya, polisi menyasar dua café di seputaran Senggigi dan berhasil menangkap dua diduga penjual tanpa ijin. Salah satu diantaranya kelahiran New Zealand.

“Di Café Borneo polisi menangkap terduga penjual tanpa ijin inisial ZH (27) warga Dusun Eson, Praya Lombok Tengah, dan inisial MBH (62) warga New Zealand di Hai Café yang tinggal di Desa Malaka Kecamatan Pemenang KLU,” ujar Made Dimas.

Barang bukti miras dan terduga penjual langsung digiring ke Mapolsek Senggigi untuk proses lebih lanjut. Keenam pelaku, tambah Made Dimas, terkena Pasal 44 Perda Kab. Lobar No. 1 Tahun 2015 tentang Pengawasan, Pengendalian Peredaran dan Penjualan Minuman Beralkohol. (djr)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Sumber: Google News | Liputan 24 Praya

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »