Kajian Rampung, Angkot Siap Jadi Angkutan ''Feeder'' | Liputan 24 Nusa Tenggara Barat
www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Kajian Rampung, Angkot Siap Jadi Angkutan ''Feeder''

Posted by On 5:03 PM

Kajian Rampung, Angkot Siap Jadi Angkutan ''Feeder''

Kajian Rampung, Angkot Siap Jadi Angkutan ’’Feeder’’Kajian Rampung, Angkot Siap Jadi Angkutan ’’Feeder’’ Salah seorang penumpang turun dari angkot di Jalan Panca Usaha. Tahun 2018, angkot akan dijadikan angkutan feeder. (Suara NTB/cem) Kajian Rampung, Angkot Siap Jadi Angkutan ’’Feeder’’

15 Desember 2017 10:07 SUARANTB.com

Mataram (Suara NTB) â€" Tim akademisi Universitas Mataram (Unram) telah merampungkan dua kajian. Pertama, angkot sebagai angkutan feeder. Kedua, bus rapit transit. Angkutan feeder... Kajian Rampung, Angkot Siap Jadi Angkutan ’’Feeder’’

Mataram (Suara NTB) â€" Tim akademisi Universitas Mataram ( Unram) telah merampungkan dua kajian. Pertama, angkot sebagai angkutan feeder. Kedua, bus rapit transit. Angkutan feeder rencananya bisa beroperasi tahun 2018.

'); }());

Kepala Dinas Perhubungan Kota Mataram, Drs. H. Khalid menjelaskan, tim akademisi telah mengekspose hasil kajian angkot sebagai angkutan feeder dan BRT. Khusus angkutan feeder akan dieksekusi mulai 2018 mendatang. Anggaran Rp 300 juta sudah disiapkan membantu operasional kendaraan.

BRT kata dia, tidak bisa dieksekusi karena tidak disiapkan anggaran. Informasinya Dishub NTB telah mengalokasikan anggaran Rp 500 juta untuk operasional BRT di 2018. “Seperti informasi yang saya dengan Pemprov siapkan Rp 500 juta. Nanti di APBDP 2018 kita alokasikan juga,” kata Khalid Kamis, 14 Desember 2017.

Baca juga: Angkutan Daring di Mataram akan Dibatasi

Bantuan anggaran diserahkan ke Organisasi Angkutan Darat (Organda) dalam bentuk hibah itu telah difinalkan. Khalid menjelaskan, pola angkutan feeder itu di prioritaskan pengangkutan siswa pagi hingga siang hari. Terlepas dari itu, angkot juga akan terkoneksi dengan titik â€" titik pemberhentian BRT.

“Feeder diprioritaskan pagi sampai pulang sekolah dijemput. Semacam bolak â€" balik begitu,” ucapnya.

Pelayanan angkutan feeder tersebut diharapkan maksimal mengangkut penumpang dari titik â€" titik potensial. Sehingga, membantu masyarakat terkoneksi dengan BRT bilamana beroperasi di 2018.

Ketua Organda Kota Mataram, Suratman Hadi sebelumnya mengapresiasi kepedulian pemerintah terhadap angkot. Dari anggaran diterima, pihaknya nanti akan memaksimalkan moda transportasi perkotaan itu untuk peremajaan. Peremajaan tersebut sebagai cara Organda memberi kenyamanan bagi masyarakat.

Baca juga: Angkot di Mataram akan Dijadikan Angkutan ‘’Feeder’’

Ditambahkan, sebagai angkutan feeder tentu akan memaksimalkan penjemputan di kantong â€" kantong yang selama ini belum disentuh. Seperti, Jalan Panji Tilar, Lingkar Selat an dan lain sebagainya. Disamping itu, angkot akan jadi angkutan ramah anak sekolah. Karena, subsidi diberikan diprioritaskan melayani siswa. (cem)

BERITA TERKAIT :

  • Kasus BWS, Polres Loteng Rencanakan Cek Fisik Alat Peng...Kasus BWS, Polres Loteng Rencanakan Cek Fisik Alat Peng...
  • Netizen Sambut Baik Rencana Tembak di Tempat Pelaku Beg...Netizen Sambut Baik Rencana Tembak di Tempat Pelaku Beg...
  • Harga Melambung, Cabai Diduga Dijual ke BatamHarga Melambung, Cabai Diduga Dijual ke Batam
  • Pasokan Sembako Aman, Harga Cabai Bisa Menembus Rp 170 ...Pasokan Sembako Aman, Harga Cabai Bisa Menembus Rp 170 ...
'); } ());Sumber: Google News | Liputan 24 Kota Mataram

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »