Empat Potensi PAD Kota Mataram Tak Capai Target | Liputan 24 Nusa Tenggara Barat
www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Empat Potensi PAD Kota Mataram Tak Capai Target

Posted by On 7:03 AM

Empat Potensi PAD Kota Mataram Tak Capai Target

Empat Potensi PAD Kota Mataram Tak Capai TargetEmpat Potensi PAD Kota Mataram Tak Capai Target Mulai tahun 2018, papan reklame seperti pada gambar yang menunggak pajak akan kena sanksi sosial berupa pemasangan tulisan "papan reklame belum bayar pajak". (Suara NTB/cem) Empat Potensi PAD Kota Mataram Tak Capai Target

31 Desember 2017 07:32 SUARANTB.com

Mataram (Suara NTB) â€" Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Mataramtelah mengevaluasi potensi pendapatan asli daerah (PAD). Empat dari sembilan PAD hingga akhir tahun tak... Empat Potensi PAD Kota Mataram Tak Capai Target

Mataram (Suara NTB) â€" Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Mataramtelah me ngevaluasi potensi pendapatan asli daerah (PAD). Empat dari sembilan PAD hingga akhir tahun tak mencapai target. Pajak hotel dari target Rp 26 miliar posisi mencapai 90 persen, pajak restauran dari target Rp 23 miliar realisasi 95,7 persen atau sekitar Rp 22 miliar.

'); }());

Sementara itu, pajak parkir realisasi 85 persen atau Rp 1,7 miliar dari target Rp 2 miliar. Dan, pajak reklame dari target Rp 4 miliar terealisasi Rp 2,4 miliar atau 61,70 persen. Secara keseluruhan kata Kepala BKD Kota Mataram, Drs. H.M. Syakirin Hukmi ditemui di ruang kerjanya, Jumat, 29 Desember 2017, target pajak telah terlampaui atau posisi 106 persen atau Rp 142 miliar.

Terlampuinya secara keseluruhan target pajak itu ditopang antara lain, pajak penerangan jalan umum (PJU) mencapai 104 persen dari target Rp 37 miliar menjadi Rp 38 miliar. PBB dari target Rp 24 miliar jadi Rp 24,3 miliar atau 101 persen. Pajak air bawah tanah Rp 500 juta, realisasi Rp 600 juta.

Baca juga: Nunggak Paj ak, Izin Reklame Tidak akan Diperpanjang

Pajak hiburan Rp 4 miliar realisasi Rp4,1 miliar atau 102,84 persen. Untuk BPHTB target Rp 21 miliar realisasi Rp 26 miliar atau 126 persen. “Kalau target pajak keseluruhan kita terlampui. Cuma ada empat saja belum capai target,” kata Syakirin.

Jika dilihat dari kondisi ini lanjut Syakirin, khusus pajak reklame pernah disampaikan melalui asosiasi pengusaha reklame segera membayar pajak mereka. Tanggal 22 Desember, mereka berjanji membayar. Pada kenyataannya hingga akhir tahun belum membayar tunggakan.

Baca juga: Nunggak Pajak, Izin Reklame Tidak akan Diperpanjang

Sebagai bentuk sanksi, selain mengenakan denda 2 persen dari tunggakan, hasil koordinasi dengan Dinas Penanaman Modan dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu bahwa pengusaha menunggak pajak tidak akan dilayani. “Kita tetap komitmen nanti merekomendasikan belum membayar pajak tidak dilayani,” tambahnya.

Syakirin mengaku, pengusaha sudah berulang kali diingatkan. S ejak tanggal 8 Desember dan 22 Desember. Pengusaha tetap saja tidak mematuhi peraturan. Sementara, pajak hotel karena dipengaruhi sepinya kegiatan skala nasional. Pihaknya sudah melihat kondisi dan terus melakukan pemeriksaan. Dan, BKD pada posisi maksimal menggenjot realisasi pajak hotel maupun restauran.(cem)

BERITA TERKAIT :

  • Kelelahan, Seorang Pendaki Rinjani PingsanKelelahan, Seorang Pendaki Rinjani Pingsan
  • Ahyar Abduh Siapkan Enam Nama CawagubAhyar Abduh Siapkan Enam Nama Cawagub
  • Terganggu dengan Bahasa Testony, Bisa Lapor KesiniTerganggu dengan Bahasa Testony, Bisa Lapor Kesini
  • Terlapor Kasus Dugaan Pemalsuan Ijazah Kades Sokong Ter...Terlapor Kasus Dugaan Pemalsuan Ijazah Kades Sokong Ter...
Sumber: Google News | Liputan 24 Kota Mataram

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »