Banjir Rob Rusak Tanggul dan Jembatan | Liputan 24 Nusa Tenggara Barat
www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Banjir Rob Rusak Tanggul dan Jembatan

Posted by On 6:17 AM

Banjir Rob Rusak Tanggul dan Jembatan


SELONG â€" Banjir rob masih terjadi di Kecamatan Jerowaru dan Keruak, Kabupaten Lotim. Rob susulan kembali menerjang Senin malam, (4/12). Meski tak memakan korban jiwa, akan tetapi air laut menerjang daratan tersebut menyebabkan sejumlah infrastruktur publik seperti tanggul dan jembatan mengalami kerusakan.

Camat Keruak, Mustamin Hasyim mengatakan kalau tanggul yang rusak di beberapa desa yang ada diwilayahnya menyebabkan air laut semakin leluasa masuk ke dalam. Salah satunya ke Dusun Padak Selatan, di Desa Pijot.

“Kerusakan tanggul menyebabkan kerugian petambak ikan hingga ratusan juta,” ungkap Mustamin.

Baca Juga :

  • Digerebek Judi, Pak Kadus Bawa Sabu
  • Banjir Rob Rusak Tanggul dan Jembatan
  • Ukir Sejarah, Masbagik Juara Umum Porkab
  • Tak Gentar Lawan Luthfi-Najam
  • Banjir Kembali Terjang Lotim
  • Menwa Rinjani NTB, Bantun Anak- anak Korban Banjir
  • HL Zul Mundur, Luthfi Pilih H Najam
  • Mensos Salurkan Rp 236 Juta untuk Korban Banjir Lotim
  • Korban Banjir Bakal Direlokasi
  • Bantuan untuk Korban Banjir Terus Mengalir

Selain itu, kerusakan tanggul juga sebenarnya sudah lama terjadi di Dusun Toroh Selatan, Desa Tanjung Luar. Menurut mustamin, rob yang terjadi dua hari terakhir dampaknya tidak separah yang terjadi di Kecamatan Jerowaru.

Ia mengatakan hal itu berbanding terbalik dengan yang bencana banjir. Di mana kerusakan yang dialami di Kecamatan Keruak jauh lebih banyak disbanding kecamatan Jerowaru. Namun meski tidak terlalu parah, ia mengaku tetap memantau kondisi warga.

“Sudah dua malam ini kita tetap turun memantau,” kata Mustamin.

Adapun terkait kerusakan tanggul dan rumah warga saat ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lotim sedang melakukan pendataan. Sembari berharap perbaikan bisa segera dilakukan.

Sementara itu , Camat Jerowaru, L Ahmad Zulkifli mengatakan pihaknya dibantu BPBD, Sat Pol PP Lotim masih terus melakukan pendataan. Menurutnya, kabar tentang puncak rob akan terjadi pada rob yang ketiga yang diprediksi akan terjadi pada Selasa malam, (5/12).

“Kejadiannya terjadi pada sekitar pukul 20.00 Wita. Dan airnya akan surut pada sekitar pukul 01.00 Wita,” terang L Ahmad.

Menurutnya, sampai saat ini rob menyebabkan kerusakan infrastruktur. Salah satunya adalah jembatan di dusun Ujung Betok. “Sementara ini kita ganti pakai papan. Karena itu merupakan jalur anak sekolah,” kata L Ahmad. Ia juga mengatakan kalau rob ke tiga diprediksi akan lebih besar dari sebelumnya. “Kita tidak tahu, apakah yang ketiga ini akan semakin besar atau lebih kecil,” tutupnya. (tih/r2)

Komentar

Komentar

Sumber: Google News | Liputan 24 Selong

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »